Pasien Positif Covid-19 Akhirnya Dijemput Tim Medis

270 views

Gunungkidulpost.com – Ponjong – Seorang warga di Kecamatan Ponjong, yang positif COVID-19 akhirnya dijemput oleh tim petugas dari RSUD Wonosari, Kamis, (26/3/2020).

Sebelumnya, pasien hanya dirawat secara isolasi dirumahnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawati saat ditemui di kantornya mengatakan petugas akgirnya memutusakan untuk melakukan penjemputan pasien positif COVID-19.

“Dia merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pertama, datang dari Jakarta awal kemudian sebelum periksa ke Rumah Sakit Panti Rahayu (RS PR) Karangmojo tanggal 16 Maret, sempat membantu tetangganya hajatan,” kata Dewi Irawati, Kamis, (26/3/2020).

Menurut Dewi, sebelum uji lab swab yang bersangkutan keluar, pasien tersebut sempat berada di rumah, bahkan ikut membantu tetangganya yang hajatan.

Dewi menjelaskan, pasien tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari tanggal 18 Maret. Setelah dirawat di RSUD kondisi pasien membaik, tetapi pasien tersebut sempat hendak dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta. Namun, hal tersebut tidak terealsasi pasien justru pulang ke rumah karena kondisi kesehatan membaik.

Meski dipulangkan yang bersangkutan diminta untuk self monitoring atau melakukan pengawasan secara mandiri sera mengisolasi diri.

Namun karena kekhawatiran muncul yang bersangkutan tidak patuh isolasi mandiri maka pihak RSUD menjemputnya untuk melakukan isolasi.

“Akhirnya kami memutuskan untuk dilakukan penjemputan,” ujar Dewi.

Sementara itu, Dukuh di Kecamatan Ponjong menjelaskan bahwa warganya bekerja di Jakarta, ia pulang lantaran ada hajatan ditempat tetangga selain itu ia juga habis jatuh dari tempat kerjanya di Ibukota.

“Sempat rewang ditempat tetangga yang menggelar hajatan. Lalu setelah itu periksa di Panti Rahayu dan setelahnya hasil uji lab dinyatakan positif COVID-19,” ujarnya.

Dia menuturkan, pasca adanya kabar bahwa salah satu warga dinyatakan positif COVID-19, warga yang lainnya resah dan memilih untuk tidak keluar dari rumah.

“Disini mulai mencakam, karena warga takut virus ini menyebar luas kelainnya. Oleh karenanya pemkab bersama dengan ibu Ketua Dewan mencoba menenangkan warga disini,” tutupnya. (Yup)

Related Post