Pemerintah Gelontorkan Anggaran Miliaran Untuk Fasilitas Pendidikan

131 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di tahun 2019 ini, akan menggelontorkan dana milaran rupiah bagi sejumlah sekolah di daerah.

Gelontoran Dana yang diberikan yakni Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dengan kategori Afirmasi dan Kinerja.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan, beberapa waktu lalu dinas sendiri telah mengikuti sosisalisasi di Kementrian atas program yang akan dilekukan di tahun 2019 ini. Adapun tujuan dari BOS Afirmasi dan Kinerja ini sendiri untuk meningkatkan kualitas pendidiakan pelajar di daerah, sehingga mereka dapat mengakses internet dan mendapatkan akses digitalisasi dengan baik.

Dua jenis BOS tersebut berberda dengan dana BOS yang dikucurkan setiap tahunnya yang bersifat regular. untuk BOS Afirmasi ini lebih dikhususkan bagi sekolah-sekolah yang berada di kawasan desa yang tertinggal. Lalu, untuk kategori Kinerja sendiri diperuntukkan sekolah-sekolah yang pertumbuhan raportnya baik, mutu dan hasil ujiannya selama 2 tahun mengalami peningkatan.

“Sosialisasi dari kementerian sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Tinggal nantinya ada pemetaan yang harus dilakukan oleh dinas,” katanya, Rabu (18/09/2019) siang.

Program ini, Lanjut Bahron, dianggap selaras dengan visi misi daerah. Yang dimana, sekolah yang saat ini berbasis teknologi dan internet terus dilakukan perbaikan pelayanan dan mutu yang diberikan. Sehingga meski berada di daerah pinggiran atau kawasan tertinggal, para peserta didik tetap dapat mengakses digital.

Adapun untuk di Gunungkidul sendiri, yang mendapatkan BOS Afarmasi yakni, 46 Sekolah Dasar, 9 SMP, dan 2 SMK/SMA/SLB. Kemudian untuk Kinerja yakni 15 Sekolah Dasar, 3 SMP, dan 3 SMA/SMK/SLB.

“Pembelian tablet ataupun laptop yang diperuntukkan bagi siswa sekolah kelas 6,7 dan 10, untuk besarnya belum tahu besarannya berapa. Dan untuk jumlahnya dibidang perencanaan yang lebih paham,” jelasnya dia.

Sementara itu, Kasubag Perencanaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul, Subarno mengatakan, Untuk dana nantinya akan dimanfatkan dalam beberapa kategori. Nantinya akan ada Akses Rumah Belajar dengan besaran masing-masing sekolah penerima Afarmasi sebesar 24 juta dan untuk Kinerja sebesar 19 juta. kemudian untuk tablet sendiri per siswanya akan mendapatkan 2 juta untuk kelas 6,7, dan 10.

“Besaran dana ini nantinya masing-masing tentunya berbeda karena disesuaikan dengan jumlah siswa di sekolah tersebut,” ujarnya.(Heri)

Related Post