Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Sistem Penyediaan Air Minum Untuk Warga Gunungkidul

375 views
 

Gunungkidulpost.com – Ponjong – Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan upaya mencapai target akses aman air minum 100% tahun 2019, salah satunya dengan terus membangun Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Gunungkidul.

Dibangunnya SPAM IKK Ponjong di Kabupaten Gunungkidul merupakan hasil kerjasama bilateral antara pemerintah Hungaria dan pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk menyediakan air bersih kepada masyarakat yang ada di Gunungkidul.

Istvan Joo, Wakil Menteri Negara Pengembangan Ekspor Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria mengatakan, perlunya pengawasan dalam penggunaan instalasi ini dikarenakan banyak komponen dari instalasi SPAM ini yang tidak tersedia di Indonesia.

“Semoga program yang kami laksanakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, Gunungkidul khususnya. Selanjutnya agar masyarakat selalu merawat dan menjaga instalasi SPAM yang saat ini telah dibangun,” katanya saat menghadiri acara serah terima dan peresmian SPAM IKK Karangmojo oleh Budapest Water Works Hongaria di Desa Gombang, Kecamatan Ponjong, Selasa (19/2/2019).

Sementara itu, Agus Ahyar, Direktur Utaman Kementerian PUPR RI mengatakan, instalasi SPAM adalah Instalasi kecil dan sederhana yang sangat bermanfaat. Investasi ini terdiri dari instrumen dilengkapi dengan instrumen mekanical elektrical yang otomatis sehingga perlu adanya perawatan yang intensif.

“Fasilitas ini merupakan hutang negara untuk masyarakat seharga 250 juta rupiah,” kata Agus.

Agus berharap, dengan dibangunya instalasi SPAM, nantinya bisa menyediakan air bagi daerah yang sulit air seperti di Kabupaten Gunungkidul.

Kedepan Kementerian memiliki kebijakan yang memprioritaskan bagi daerah yang sulit air seperti daerah kepulauan mejadi prioritas utama tentunya disesuaikan dengan situasi dan kondisi dilapangan.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunungkidul, Isnawan Fibriyanto mengatakan pihaknya siap mengelola dan mengoperasikan bantuan untuk asupan air tersebut.

Dengan perkembangan IPA menjadi komitmen PDAM untuk meningkatkan pelayanan khusus kepada masyarakat dibidang pengairan.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan air di Gunungkidul. Dengan adanya IPA ini kami harap akam semakin membantu mencukupi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut,Anik Indarwati, Asisten III Bidang Pemerintahan Umum yang dalam kesempatan ini mewakili Badingah, Bupati Gunungkidul mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Ia sangat berterimakasih kepada Kementerian PUPR yang telah menunjuk salah satu program kerjasama bilateral antara Pemerintah Indonesia dengan Hungria terkait dengan air bersih.

“Gunungkidul sangat tepat untuk mendapatkan perlatan sistim pengolahan air minum seperti ini,karena Gunungkidul baru 85% memiliki cakupan air bersih, 60% dari PDAM dan 25% dari masyarakat Pamdes, dan IKK,” urainya.

Dengan bantuan fasilitas pengolahan air minum ini, tentunya masyarakat harus merawat dengan baik agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam waktu lama.

“Mohon ada pendampingan dari kementrian pusat agar peralatan ini dapat digunakan dalam waktu lama,” pintanya. (Santi)

 

Related Post