Pendaftaran Ormas dan LSM Ribet

838 views

Ilustrasi. Net


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Setelah adanya Peraturan Pemerintah (PP) No.58/2016 tentang Organisasi Kemasyarakatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Gunungkidul masih kebingungan perihal mekanisme pendaftaran Organisasi Masayarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Pasalnya Penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Ormas dan LSM, langsung oleh Kementeri Dalam Negeri (Kemendagri). 

Kepala Bidang Partai Politik dan Ormas, Kesbangpol Arkham Mashudi mengatakan, pihaknya masih kebingungan adanya mekanisme pendaftaran Ormas dan LSM. Karena adanya Peraturan Pemerintah (PP) No.58/2016 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). “Sampai sekarang kami masih bingung. Karena mekanismenya belum jalan tapi aturanya sudah diterbitkan. Kalau sebelum aturan terbit kami berani mengeluarkan SKT, asal memenuhi persayaratan. Tapi karena aturan sudah terbit dan wewenangnya ada di Kemendagri, kami kan jadi kesulitan,” ungkap Arkham, Senin(06/2/2017).

Namun di dalam PP tersebut kata dia, Kesbangpol memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan dalam melakukan pembinaan terhadap Ormas dan LSM, meliputi pendataan dan mendatangai langsung setiap Ormas dan LSM, untuk mengetahui tingkat keaktifan dan bentuk kegiatanya.

Di sisi lain, menurutnya dengan adanya PP yang mengatur tentang Organisai Kemasyarakatan cukup membantu. Pasalnya sebelum diterbitkanya PP itu, ia mengaku jengkel lantaran belum mengetahui dasar hukum yang kuat dalam melakukan pembinaan terhadap LSM dan Ormas. “Kemarin kami masih agak jengkel, karena UU No.17/2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan itu belum ada aturan pelaksanaannya,” kata dia.

Menurutnya, dengan telah disahkanya PP tersebut oleh presiden. Pada 2017, pihaknya berencana untuk melakukan pendataan ulang terhadap sejumlah Ormas dan LSM di Gunungkidul. Pasalnya data yang dimiliki Kesbangpol selama ini adalah data yang sifatnya pasif. Yakni hanya mendata sejumlah Ormas dan LSM yang datang langsung mendaftar ke Kesbangpol. Padahal menurut dia, jumlah LSM dan Ormas yang ada di Gunugkidul lebih banyak dari data yang ada.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Gunungkidul, Wahyu Nugroho mengungkapkan pihkanya terus melakukan komunikasi untuk pembinaan dengan Ormas dan LSM. Salah satunya dengan menggelar pertemuan secara berkala. Namun sayangnya kelompok yang datang menurut dia bisa dihitung dengan jari, dan tidak sesuai dengan data yang ada. “Dengan adanya PP yang baru diterbitkan kemarin itu, nanti kami akan melakukan pendataan kembali terdapat sejumlah Ormas dan LSM. Karena pendataan terakhir dilakukan sudah lama sekali sekitar tahun 2012,” ungkapnya. (Heri)

Related Post