Pensiun Jadi Honorer, Perempuan Ini Akhirnya Dilantik Jadi Anggota Dewan DIY

  • Share

GunungkidulPost.com – Yogyakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY melantik Kuntari Pupandari sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Perempuan asal Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul ini menggantikan Wahyu Pradana Ade Putra yang berhenti bertugas lantaran dinyatakan meninggal pada Juni 2021 lalu.

Kuntari Puspandari dilantik langsung oleh Ketua DPRD DIY Nuryadi di ruang rapat paripurna, dengan disaksikan oleh para anggota dewan lainnya. Seusai pelantikan itu, kini Kuntari resmi bertugas di komisi C DPRD DIY.

Masuknya Kuntarti Puspandari ini menambah daftar perempuan dari kader PDI Perjuangan yang mengisi kursi dewan di DPRD DIY.

Ketua DPRD DIY, Nuryadi mengatakan penganti anggotanya yang meninggal pada Juni silam juga dari PDI Perjuangan.

Sehingga atas pergantian tersebut, saat ini anggota DPRD DIY menjadi utuh kembali yakni 55 anggota.

“Dengan keutuhan ini, pasti kekuatan DPRD DIY semakin besar untuk menangkap kegelisaan, kesulitan dan aspirasi masyarakat,” ucapnya.

Nuryadi berpesan, setelah dilantik sebagai anggota dewan, dalam situasi apapun harus mendengarkan keluhan dari masyarakat.

Lebih lanjut Nuryadi menuturkan dengan menambahkan satu anggota dewan tersebut komunikasi dan kerjasama diharapkan akan terus ditingkatkan.

“Kita tetap menjadi wakil rakyat, maka dari itu, kita tidak boleh jauh dari rakyat. Dan wajib dekat dengan rakyat,” tandasnya.

Terpisah, Kuntarti Pupandari mengaku bangga dan sekaligus tertantang karena setelah saya menjabat, akan ada tugas besar yang menanti saya mewakili masyarakat.

“Setelah pelantikan saya akan langsung aktif melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan seadil-adilnya menjadi jembatan aspirasi rakyat demi tujuan kemajuan dan kesejahteraan. Dan kami ucapkan terimakasih secara khusus kepada Ketua DPRD Gk, Ibu Endah Subekti Kuntariningsih, SE, yang telah menjadi guru dan panutan saya selama masuk didunia politik,” paparnya.

Perempuan kelahiran Gunungkidul, 39 tahun silam ini sebelum masuk didunia politik pernah mengabdi menjadi guru. Honorer disalah satu sekolah dasar (SD) Negeri di Wonosari. Dirinya mengabdi sebagai honorer yang jauh dari UMK ini dijalaninya selama lebih dari 10 tahun.

“Ya dulu saya pernah menjadi guru honorer SD lalu keluar dan mengikuti ibu ketua DPRD Gunungkidul (Ibu Endah) hingga akhirnya bisa masuk dalam struktur caleg DPRD DIY 2019 silam dan akhirnya mengemben tugas ini,” ungkapnya. (Byu)

  • Share
Exit mobile version