Petani Cabai Diuntungkan Dengan Cuaca Panas

279 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ditengah peralihan musim kemarau kemusim hujan seperti yang terjadi saat ini, mengakibatkan cuaca tidak menentu. Namun, cuaca panas dengan terik matahari yang menyengat, justru berdampak baik bagi petani cabai di Kabupaten Gunungkidul.

Nanti, petani cabai di Desa Wareng Kecamatan Wonosari menyampaikan, satu petak lahan seluas kurang lebih 300 meter mampu menghasilkan hasil panen cebe sebanyak 35 kilogram. Dalam satu tahun, lahan seluas itu bisa panen 6-7 kali.

“Saat ini cuaca sangat mendukung, sehingga hasil penen cabai sangat baik,” kata Nanti kepada wartawan, Rabu (21/11/2018).

Dia menuturkan, harga bibit cabai ia beli dengan harga 75ribu / 400 bibit cabe. Sementara penjualan langsung dibeli pengepul dengan harga 8000 ribu/kg.

Di lain tempat, Budiyono, petani cabai di Desa Karangrejek menuturkan, ia memiliki lahan cabe sekitar 700 meter persegi. Tanaman cabainya saat ini berumur 4 bulan, namun sejak umur 3 bulan cabai sudah bisa dipanen. Sehingga, satu lahan tersebut bisa panen 10 kali.

“Tapi pada masa tanam kali ini cuma bisa panen 8 kali karena serangan hama,” katanya.

Masa panen ini mampu menghasilkan 4 kwintal dengan harga 15 ribu/kg. Sementara panen yang ke 4 dan selanjutnya harga turun menjadi 13ribu/kg.

Budiyono mengatakan, pihaknya mendapatkan bibit cabai dengan cara menanam sendiri dari isi cabe, karena harga bibit di pasaran dirasa mahal. (G2)

Related Post