Porak Poranda Pantai Selatan, Dua EWS Ikut Lenyap

248 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Akibat diterjang ombak besar yang melanda pantai selatan Gunungkidul pada Rabu (25/7) lalu, dua peranti Early Warning System (EWS) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul hilang. Sisanya rusak dan perlu perbaikan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki menyampaikan,total ada tujuh EWS, dua yang hilang itu sebelumnya terpasang di Pantai Siung dan Drini. Adapun, lainnya yang berada di Pantai Sundak, Wediombo, Ngrenehan, Sepanjang dan Kukup saat ini dalam kondisi rusak.

“Nilai kerugian akibat hilang dan rusaknya EWS tersebut mencapai 1 miliar rupiah,” kata Edy, Selasa, (31/7).

Edy mengatakan, EWS yang rusak masih dicek terus agar tetap berfungsi. Pengendaliannya di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).

“Dalam waktu dekat ini kami akan membuat surat laporan kerusakan dan hilangnya EWS ini ke BNPB, agar segera mendapat ganti,” Ucap Edy.

Namun, lanjut Edy untuk mendapatkan ganti harus menunggu terlebih dahulu. Pasalnya pengadaan EWS tidak bisa segera dilakukan. Selain karena harus rapat penganggaran, juga lantaraan pemerintah pusat kini tengah fokus menanggulangi sejumlah bencana di belahan Indonesia lain.

“Salah satunya gempa bumi di Lombok kemarin, tentunya kita juga tidak bisa serta merta memaksakan untuk segera mendapat ganti,” kata Edy.

Edy berharap, EWS ini bisa segera diganti yang baru. Karena sistem peringatan dini adalah bagian informasi kebencanaan yang penting demi keselamatan masyarakat.

Adapun saat ini BPBD Gunungkidul mengoptimalkan komunikasi dengan SAR untuk memperingatkan warga setempat jikalau terjadi kemungkinan bencana.

Terpisah, koordinator Sarsatlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono mengatakan akibat dari hilangn dan rusaknya EWS ini diakuinya kinerja tim sar lebih berat.

“Sebelumnya kalau ada EWS maka peringatan ancaman bencana kami bisa tahu, kalau sekarang menjadi lebih susah,” kata dia. (Santi)

Related Post