Program Perpustakaan Desa Terus Didorong Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

325 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Program perpustakaan desa merupakan program yang dilakukan oleh permerintah pusat sejak tahun 2014. Pembentukan perpustakaan desa tersebut bertujan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan kehidupan masyarakat.

Kemajuan perkembangan perpustakaan desa tak lepas dari dukungan dan pendampingan dari perpusatakaan daerah terkait, pada khususnya di Kabupaten Gunungkidul.

Dinas Perpustakan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Gunungkidul, memiliki program revitalisasi perpustakaan desa sejak pemerintah pusat memprogramkan adanya perpustakaan disetiap desa.

Kepala seksi Pembinaan dan Pengembangan Perpusatakaan DPK, Adriana, S.Sos., M.AP mengatakan bahwa sudah menjadi tugas Perpustakaan Daerah untuk mendukung kemajuan perpustakaan desa tersebut.

“Kita melihat potensi perpustakaan desa yang ada di Gunungkidul, dan sebagai perpustakaan daerah kita harus mensuport perpustakaan desa yang mempunyai potensi untuk di revitalisasi.” jelasnya kepada Gunungkidulpost, Selasa (23/7/2019).

Adriana menyatakan, perpustakaan desa yang memiliki peluang untuk dikembangkan adalah perpustakaan desa yang sudah dianggarkan oleh pemerintah desa.

“Perpustakaan tersebut sudah punya ruang tersendiri, ada komitmen dari kepala desa untuk mengembangkan perpustakaan tersebut, punya tenaga perpustakaan desa yang juga dianggarkan dalam dana desa. Dari hal tersebut perpustakaan desa dapat kita kembangkan agar lebih maju dan bisa untuk melakukan kegiatan promosi dan usaha tidak hanya sebagai tempat untuk meminjam buku saja” ungkapnya.

Sementara itu PIC DPK Gunungkidul, Purwati, sudah ada 34 perpustakaan desa yang telah direvitalisasi dari pengolahan buku hingga bimtek perpustakaan.

“Di Gunungkidul ada 144 desa, dan semuanya sudah memiliki perpustakaan desa bahkan ada 148 perpusdes saat ini, jadi ada 1 desa yang punya 2 perpusdes.” katanya.

Purwati juga menyatakan, bahwa sudah 5 desa yang memiliki gedung perpustakaan tersendiri.

“Desa yang memiliki gedung perpusataan desa tersendiri diantaranya desa Bedoyo-Ponjong, Sambirejo-Ngawen, Kelor-Karangmojo, Bale Pintar-Pengkol.” ujarnya.

Dia menambahkan, kiat untuk menarik minat baca masyarakat untuk datang ke perpustakaan desa adalah tempat tersebut juga dijadikan sebagai sarana belajar dan komunikasi bisnis kewirausahaan.

“Seperti kegiatan Pelibatan Masyarakat Pelatihan Bisnis Online di Perpustakaan Cerdas, Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari tanggal 20 Juli 2019 lalu. Dari adanya kegiatan komuniksi bisnis tersebut akan diadakan Lomba Lapak dari setiap perpusdes yang ada di Gunungkidul pada tanggal 22-28 Agustus mendatang.” pungkasnya. (Falentina)

Related Post