Puluhan Peserta Ikuti Lomba Perahu Kayak

450 views
image

Peserta Berjibaku Demi Meraih Kemenangan. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Nglipar – Pasca banjir yang menerjang Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa (28/11) lalu tak menyurutkan semangat warga untuk kembali bangkit dan berkarya.

Hal itu seperti yang dilakukan oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Gunungkidul untuk menyelenggarakan lomba perahu kayak tradisional.

Ketua Panitia Kegiatan, Tejo Suprapto mengatakan, selain mempromosikan obyek wisata kegiatan ini juga ditunjukkan sebagi trauma healing atas musibah yang terjadi.

Lomba tersebut diikuti oleh 29 kelompok yang berasal dari lima Kabupaten dan kota di DIY.

“Lomba perahu kayak tradisional ini diikuti lebih dari 87 peserta se-DIY,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Dia menuturkan, semua peserta lomba harus menempuh jarak sekitar 250 meter untuk memenuhi hingga garis finish.

Keseruan semakin terasa menakala ada peserta balap perahu kayak tradisional yang terbalik dikarenakan semangat berjuang sampai hilang kendali.

“Saking semangatnya banyak peserta yang terguling hingga keluar dari jalur track yang telah ditentukan oleh panitia,”  ungkapnya.

Menurut Tejo, kegiatan ini digelar bertujuan untuk mempromosikan wisata Klayar Desa Kedungpoh, Nglipar sebagai salah satu destinasi wisata baru.

“Harapan kami akan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan di Desa Kedungpoh ini,” bebernya.

Pemenang lomba tersebut nantinya akan mendapatkan penghargaan dan juga uang pembinaan dengan total hadiah mencapai Rp 10 juta.

Sementara itu, salah satu peserta Lomba Perahu Kayak, Suharyanto mengaku bencana banjir yang melanda Desa Kedungpoh mengakibatkan aktivitas warga tersendat. Selain itu juga mempengaruhi psikis masyarakat. Melalui kegiatan ini sangatlah baik untuk membangkitkan semangat warga dan sekaligus menjadikan hiburan yang lebih bermanfaat.

“Sangat senang mengikuti lomba ini, kegiatan ini sekaligus untuk memberikan hiburan bagi warga dan wisatawan,” ujarnya.

Dirinya berharap, perlombaan ini dilakukan secara rutin dan dijadikan untuk agenda guna mendongkrak pariwisata khususnya di Desa Kedungpoh.

“Harapan kedepan lomba ini digelar secara rutin sepaya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang hadir,” tutupnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post