Ratopanji Digadang Jadi Kerajinan Ikonik Gunungkidul

319 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Lima mahasiswa UNY tergugah membuat inovasi pengaplikasian topeng panji pada media lain, yaitu kulit sapi.

Mereka adalah Lilik Nurkhamid (Pendidikan Seni Rupa), Andi Siyam Mawardi (Pendidikan Seni Rupa), Najla Ifa Mumtaza (Pendidikan Akuntansi), Anggi Fatika Sari (Pendidikan Kimia), dan Nadhila Hibatul Nastikaputri (Sastra Indonesia). Di bawah bimbingan Dr. I Ketut Sunarya, M. Sn., dosen seni kriya di Fakultas Bahasa dan Seni UNY, mereka membuat tas ransel dengan bentuk serupa topeng dan kemudia mengukirnya sesuai dengan detail wajah topeng panji. Produk tas mereka ini kemudian diberi nama Ratopanji (Ransel Topeng Panji).

Hal tersebut mereka sampaikan saat melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. H. Immawan Wahyudi, M.H,Senin,(8/7/2019).

Ratopanji mereka gagas untuk diikutkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Bali tanggal pada 25 hingga 31 Agustus 2019 mendatang. Namun, untuk menuju itu, mereka masih akan mengikuti seleksi Monev Eksternal pada 17 Juli besok.

Produk tas ini memakai bahan baku kulit sapi nabati.Ratopanji adalah produk Program Kreativitas Mahasiswa didanai dikti tahun 2019 ini digadang menjadi kerajinan ikonik Kabupaten Gunungkidul selain walang dan tiwul.

Menanggapi hal tersebut, Imawan Wahyudi menyatakan, pihaknya menyambut baik atas produk Ratopanji yang dibuat oleh lima mahasiswa ini. Tak sampai disitu, Immawan bahkan tertarik dan memesan desain khusus produk tersebut.

“Saya berharap produk ini bisa terus dikembangkan sehingga dapat mengangkat nama baik Gunungkidul,”ujarnya. (Santi)

 

Related Post