Ribuan Warga Belum Ikuti Jaminan Kesehatan

330 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen mewujudkan cakupan semesta jaminan kesehatan mulai tahun ini. Hal itu sebagai bukti bahwa Pemkab memberikan kepastian perlindungan atas hal jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Komitmen tersebut berjalan sejak ditandatanganinya kesepakatan bersama antara BPJS Kesehatan cabang Yogyakarta dengan Pemkab Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos mengatakan, setelah dilakukannya kerjasama dengan pihak BPJS ini, Pemkab berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan hak jaminan sosial kesehatan bagi masyarakat.

“Di wilayah Gunungkidul masih perlu dilakukannya penambahan kuota peserta BPJS Kesehatan,” kata Badingah kepada Gunungkidulpost.com, Selasa (30/1/2018).

Lebih lanjut, Badingah menuturkan bahwa jumlah penduduk di Gunungkidul mencapai 755.977 jiwa yang sudah menjadi peserta JKN KIS mencapai 643.886 jiwa atau pencapai 85,17 persen.

Sedangkan masih perlu adanya penambahan kuota peserta BPJS Kesehatan sekitar 74.000 jiwa.

“Dengan kesepakatan ini kami harap semua masyarakat di Kabupaten Gunungkidul menjadi peserta BPJS Kesehatan,” papar Badingah.

Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah dan DIY, dr. Aris Jatmiko mengatakan, ini slaah satu keejasama yang baik anatara BPJS Kesehatan dengan Pemkab. Harapan kami kerjasama yang telah disepakati oleh kedua belah pihak akan memunculkan hasil yang positif untuk melayani kebutuhan masyarakat.

“Berdasarkan data yang ada masih ada ribuan jiwa yang belum mendapatkan BPJS dan tahun ini sangat tepat untuk dilakukannya penambahan kuota,” ungkapnya.

Aris menambahkan, cakupan semesta jaminan kesehatan akan semakin dirasakan manfaatnya oleh peserta apabila disertai dengan peningkatan kualitas dan layanan fasilitas kesehatan setempat.

“Mari kita dukung program pemerintah ini, sehingga masyarakat akan lebih mendapatkan manfaat atas program jaminan kesehatan ini,” tutup Aris. (Bayu)

 

Related Post