Rumah Warga Rata Dengan Tanah, Satu Keluarga Selamat Dari Maut

602 views
image

Kondisi Rumah Lindri Rata Dengan Tanah. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Gedangsari –  Sebuah rumah limasan milik Lindri (67) warga Padukuhan Tegalrejo RT04 / RW08 Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari ambruk setalah terkena sapuan angin kencang pada, Jumat (17/2/2017) pagi sekitar Pukul 04.00 WIB.

Rumah yang dihuni seorang janda renta bersama anaknya tersebut ambruk rata dengan tanah lantaran tak mampu menahan sapuan angin yang melanda sejak pagi tadi. Akibatnya, Pemilik rumah pun mengalami luka akibat tertimpa bangunan rumah.

Korban tidak hanya mengalami luka namun menderita kerugian puluhan juta rupiah.

Pemilik rumah sekaligus korban, Lindri (67) mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat ia masih berada ditempat tidur. Akibatnya kondisi tubuh mengalami luka-luka. Menurut korban, kejadian ini berawal hujan gerimis yang turun wilayah ini sejak sore hingga pagi hari.

“Saat itu sebenarnya saya sudah terbangun, namun masih berada di tempat tidur,” kata Lindri kepada Gunungkidulpost.com.

Sementara anak laki-lakinya selamat dari maut, karena langkah kakinya lebih cepat, sehingga ketika rumahnya ambruk, sudah berada di luar. Suara keras akibat rumah yang ambruk, menyebabkan tetangganya langsung terbangun dan berusaha memberikan pertolongan pada korban. Apalagi, saat itu anak korban juga berteriak minta pertolongan, sehingga warga langsung berdatangan.

Sukiman (54) salah satu tetangga dekat korban menambahkan, saat kejadian korban masih didalam reruntuhan rumah. Setelah korban berhasil dievakuasi, langsung dilarikan ke puskesmas setempat.

“Saat itu Mbah Lindri masih terdengar mengerang kesakitan dan meminta pertolongan. Beberapa warga berusaha menerobos bangunan yang ambruk, dan berhasil mengangkat tubuh korban dan dilarikan ke Puskesmas setempat,”  tambah Sukiman.

Terpisah,  Anggota TRC BPBD Gunungkidul, Kusmiyanto mengaku, pihaknya sudah mengirimkan anggota TRC untuk melakukan pendataan termasuk melakukan kerja bakti bersama warga.

“Untuk sementara tindakan yang dilakukan baru menyingkirkan sisa bangunan rumah yang hancur. Sedang tindakan perbaikan, masih akan dibicarakan lagi antara BPBD dengan masyarakat setempat,” jelasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post