Sampai November Dana Keistimewaan Tersirap 80%

250 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dana Keistimewaan (danais) selama Januari hingga November terserap 80 %. Serapan tersebut seluruhnya digunakan untuk kegiatan kebudayaan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Agus Kamtono mengatakan untuk Gunungkidul Dana Keistimewaan di tahun 2018 ini mencapai 13 miliar. Dana tersebut dari Januari sampai November telah tersirap 80 persen.

“Semuanya kami realisasikan di kegiatan budaya, untuk infrastruktur seperti pembuatan taman budaya sudah diampu oleh dinas PU [DPUPR],” ucap Agus, Sabtu (8/12/2018).

Agus mengatakan setiap tahunnya penyerapan danais diklaim selalu maksimal. Namun demikian masih menyisakan dana. Adapun dana yang masih sisa ini akan dialokasikan untuk pemberian satu set gamelan kepada 47 desa.

“Jadi seluruh desa di Gunungkidul dipastikan memiiki gamelan. Yang 47 [desa] ini merupakan sisa desa yang belum menerima dari jumlah keseluruhan 144 desa,” jelasnya.

Terpisah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) Gunungkidul Sri Hartanto mengatakan, total alokasi danais di wilayahnya Gunungkidul tahun ini sebesar Rp35 miliar. Selain disalurkan ke Disbud, anggaran juga digelontorkan ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) dan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetarung).

Adapun untuk realisasi danais Disbud terealisasi Rp7 miliar dari total Rp13 miliar. Sementara Danais di dispetarung yang berupa dua program yakni perencanaan tata ruang keistimewaan dan program pemanfaatan satuan ruang strategis keistimewaan memiliki pagu dana Rp 4,8 miliar dan telah terealisasi realisasi Rp 3.5.

“Dana tahap dua dan pembangunan fisik gedung taman budaya di Siyono Playen dengan target fisik berupa pengurukan lahan, pembangunan fondasi gedung dan struktur gedung konser,” kata Sri Hartanto. (Bayu)

Related Post