Sejumlah Warga Tewas Gantung Diri, Strategi Baru Mulai Disiapkan

560 views
image

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Fenomena bunuh diri di Gunungkidul masih saja terjadi. Setidaknya dari awal tahub sampai dengan Bulan Februari 2017 ini tercatat ada sebanyak 9 kasus gantung diri.

Guna mencegah dan menekan angka kasus gantung diri, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengajak semua elemen masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Setelah membentuk Satgas anti bunuh diri Pemkab Gunungkidul akan menggandeng tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya peningkatan iman kepercayaan seseorang.

“Selain membentuk satgas anti bunuh diri kita akan bekerja sama dengan kademisi, psikolog, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” kata Wakil Bupati Gunungkidul, immawan Wahyudi
Kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (12/2/2017).

Menurut dia, kasus bunuh diri yang terjadi di Gunungkidul disebabkan oleh beberapa hal, yakni depresi, tekanan ekonomi dan sakit yang tak kunjung sembuh. Sehingga pendekatan dan pendampingan oleh petugas satgas akan dilakukan secara lebih personal.

“Tentu kualitas kesehatan lewat Puskesmas akan terus ditingkatkan. Termasuk akan ditempatkan satu psikolog di Puskesmas,” ucap Immawan.

Dia berharap kerjamas akan berjalan dengan baik supaya dengan program  pendampingan langsung ke masyarakat dapat berhasil menekan angka kasus bunuh diri di Gunungkidul. 

“Ini strategi kita untuk menekan kasus bunuh diri di Gunungkidul yang kian memprihatinkan. Semoga setelah program ini berjalan dapat berimbas pada dengan hasil yang positif,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post