Sempat Panik Tak Ada Hujan, Tanaman Patani Tetap Subur

228 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Hujan yang sempat berhenti beberapa waktu dapat berdampak terhadap perkembangan lahan pertanian. Oleh sebab itu, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul terus melakukan pemantauan terhadap tanaman pertanian milik masyarakat.

Dari pemantauan dari tim dari dinas pertanian dan pangan, tanaman milik warga tetap tumbuh dengan baik, meski pasokan air sempat berhenti hujan tidak turun.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan, hujan yang berhenti turun beberapa minggu sempat menimbulkan kekhawatiran akan berpengaruh terhadap proses pertumbuhnan tanaman yang ditanam petani.

“Sudah kita cek dan tidak ada tanaman yang mati. Beberapa lahan di Girisubo, Tepus, Tanjungsari juga masih tumbuh, meski hujan sempat berhenti,” kata Raharjo, Senin (26/11/2018) kemarin.

Dia pun menyakini tanaman pertanian milik warga akan tetap tumbuh dengan baik. Hal ini mengacu pada curah hujan yang kembali naik sehingga kebutuhan air untuk pemeliharaan dapat dicukupi.

“Sejak dua hari lalu hujan sudah kembali turun. Jadi, untuk pemeliharaan tidak ada masalah,” katanya.

Salah seorang petani di Dusun Boto Tengah, Rongkop, Sumardi mengaku sempat khawatir tanam jagung yang dimiliki akan mati karena hujan yang berhenti beberapa waktu. Namun demikian, sejak dua hari lalu hujan sudah kembali turun.

“Mudah-mudahan tidak berhenti lagi sehingga tanaman jagung tetap dapat tumbuh dengan baik,” tutupnya. (G1)

Related Post