Sempat Viral Penangkapan Tuyul. Suharno S.E : Tidak Usah Ditanggapi, Berdiri Pada Keimanan Masing-Masing

4742 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kabar Yudarwandi warga Padukuhan Temu, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, yang berhasil menangkap tuyul beberapa waktu lalu akhirnya tersebar dengan cepat. Sosoknya pun menjadi viral, seiring dengan banyaknya orang yang berdatangan ke rumahnya untuk melihat sosok tuyul tersebut. Tak hanya warga dari kampungnya sendiri, berita ini bahkan membuat masyarakat dari luar desa tersebut ikut berdatangan karena penasaran ingin melihat secara langsung, bahkan berita ini mengundang kontroversi bagi masyarakat.

Suyatno (52) seorang warga Keringan Kidul, Desa Bulurejo, Kecamatan Semin, mengungkapkan bahwa, adanya berita viral atas penangkapan tuyul tersebut menurutnya seperti halnya sama dengan penangkapan makhluk jenis jenglot beberapa tahun silam.

“Setelah saya melihat bentuknya seperti itu, saya tidak begitu yakin. Karena kalau sebenarnya makhluk gaib tuyul, orang lain pun tidak akan melihatnya dengan kasat mata,” katanya saat di wawancarai, Jum’at (29/11/2019) sore.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno S.E, saat dikonfirmasi, pihaknya tidak banyak bicara terkait adanya penangkapan tuyul yang terjadi di Padukuhan Temu, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari. Menurutnya, hal itu tidak usah di tanggapi dan berdiri pada keimanan masing masing.

“Saya hanya menyampaikan, nantinya jangan sampi terjadi fitnah tetaplah menguatkan kadar keimanan,” katanya.

Sementara itu, seorang warga Penangkap tuyul Yudarwandi menjelaskan, makhluk gaib jenis tuyul tersebut sebenarnya bukan patung kecil berwarna keemasaan yang dilihat warga masyarakat. Namun, patung yang menyerupai boneka kecil itu hanyalah sebuah media saja untuk menempatkan tuyul yang ditangkapnya.

“Itu hanya patung dan hanya sebagai media saja, tapi tuyul sebenarnya itu sudah saya masukkan ke dalam patung tersebut dan sudah saya kunci jadi itu keadaan nonaktif, tapi nanti jika (Ngleno) bahasa jawanya, tangannya bisa bergerak, dan jika masih ada yang bertanya-tanya soal tuyul, saya sudah membuangnya ke tempat asalnya di salah satu pantai yang berada di Gunungkidul,” katanya saat ditemui.

Diberitakan sebelumnya, di media sosial ramai ada penangkapan tuyul di Padukuhan Temu, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari. Barang yang diklaim sebagai tuyul, dimasukkan ke dalam tabung berisi air yang di beri doa. Bahan seperti dari kuningan dan bentuknya mirip anak kecil merangkak, dengan raut muka menyerupai orang tua, Namun benda itu tidak bergerak sama sekali. (Heri)

Related Post