Serbuan Lalat Resahkan Warga, Diduga Efek Peralihan Musim

273 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sejak beberapa hari terakhir, warga di Desa Kepek Wonosari, resah.

Keresahan warga dipicu serbuan lalat di sekitar tempat tinggal mereka.

Warga cemas kondisi kesehatan mereka terganggu karena lalat yang terus berdatangan. Warga menduga lalat ini muncul pasca awal musim penghujan.

Demikian diungkapkan, Endah warga Kepek 1 Desa Kepek, Wonosari. Menurut dia timbul keresahan karena di manapun tempat pasti banyak lalat. Ia kawatir serbuan lalat tersebut akan membawa dampak penyakit.

“Sejak awal musim penghujan kemarin lalat mulai bermunculan. Dan tiap pagi hampir semua ruangan rumah kami diserbu lalat,” kata Endah kepada wartawan, Rabu (21/11/2108).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah seorang pedagang makanan di Eyang Rosalia pengusaha kuliner di kepek, ia menuturkan dalam beberapa hari terakhir serbuan lalat hingga membuat jengkel.

Untuk antisipasi serbuan lalat masuk ke makanan yang ia jual, dirinya menyiapkan cara tradisional dengan membungkus air dengan plastik dan digantung diatas dagangannya.

Selain cara tradisional, Eyang Rosalia juga menyiapkan cara lain yakni dengan memasang lem lalat.

“Mau bagaimana lagi, saya juga sampai jengkel mengatasi serbuan lalat ini. Akhirnya saya memilih cara seperti ini untuk mengusir banyaknya lalat yang ada,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengaku beralihnya musim akan berdampak pada perkembangbiakan hewan kecil atau sejenis lalat dan nyamuk. Untuk mengantisipasi serbuan hewan ini, kami menghimbau kepada warga untuk membasmi dengan cairan yang ada.

Selain itu, genangan air yang ada disekitar rumah harus segera dibuang. Hal itu nantinya akan mencegah perkembangbiakan lalat maupun nyamuk.

“Membasmi dengan cairan pembasmi akan mencegah perkembangan nyamuk dan lalat. Dan kami himbau untuk menghindari genangan air serta tetap menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya. (G2)

Related Post