Slamet Enggan Pasang Baliho Dan Spanduk, Ternyata Ini Alasannya

280 views

Gunungkidulpost.com – Nglipar – Memasuki masa kampanye jelang pesta demokrasi 2019, dibeberapa tempat strategi dipergunakan oleh tim sukses caleg yang berlomba untuk memasang baliho maupun spanduk.

Hal itu pun bertujuan sebagai penambah daya tarik masyarakat dalam penentuan wakil rakyat yang akan menduduki kursi dijajan dewan.

Namun tak seluruh caleg melakukan hal yang sama. Dalam rangka menyukseskan program pemerintah terkait meminimalisir penggunaan produk berbahan plastik, sekaligus sebagai pelestarian lingkungan salah satu caleg DPRD DIY Dapil Gunungkidul, Slamet, S.Pd.,M.M. memilih untuk tidak memasang baliho.

“Saya memilih untuk menggencarkan sosialisasi dan pendekatan langsung dengan masyarakat dari pada memasang baliho/spanduk. Ini ada spanduk satu saja yang terpampang di posko kami,” katanya saat ditemui di Rumah Aspirasi Di Dusun Nglebak, Desa Katongan, Nglipar, Sabtu (2/3/2019) lalu.

Menurut dia, dipilihnya cara untuk tidak memasang baliho maupun spanduk bukan semata-mata mencari sensasi. Namun lebih penting sebagai salah satu cara mengapresiasi program pemerintah dalam pencanangan ramah lingkungan dan pelestarian alam.

Untuk itu, kampanye dengan gaya blusukan dipergunakan Slamet dalam rangka pemenuhan suara untuk mempertahankan kursi jabatan di DPRD DIY.

“Memikat hati masyarakat tidak hanya memasang foto di sudut tempat yang strategis. Namun bisa menggunakan cara lain dengan saya melakukan blusukan dan sosialisasi langsung ke tengah-tengah masyarakat,” ungkap Politisi Fraksi Golkar DPRD DIY itu.

Slamet menuturkan, ia mengajak masyarakat untuk menunjukkan komitmen dan memberikan aksi nyata untuk mengurangi penggunaan plastik sekaligus mengurangi sampah plastik melalui gerakan.

“Mari kita saling bekerjasama merawat lingkungan dan menurangi sampah plastik khususnya di Gunungkidul,” tuturnya.

Disinggung mengenai target perolehan suara di panggung politik 2019 ini, Slamet enggan berkomentar banyak. Ia hanya mempertahankan supaya menjadi pilihan masyarakat untuk tetap berada dikursi dewan.

“Yang terpenting saya masih dipercaya oleh rakyat dan akan terus bekerja untuk rakyat,” imbuhnya.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk menyukseskan pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang. Sehingga benar-benar mengguakan hak suaranya untuk memilih wakil rakyat yang benar-benar memperjungkan aspirasi masyarakat.

“Jangan sampai golput, mari kita sukseskan Pemilu 17 April mendatang dengan benar-benar menggunakan hak suara kita di TPS untuk menetukan wakil rakyat dijajaran kursi dewan,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post