Smash Heppii Kompetisi Voli Masa Kini Ukir Prestasi Atlet Milenial

424 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tingkatkan potensi dan prestasi bola voli di Kabupaten Gunungkidul, belasan tim mengikuti kompetisi yang digelar di lapangan Desa Gari, Kecamatan Wonosari, Sabtu (6/7/2019).

Dikemas dalam Smash Heppii Kompetisi Voli Masa Kini tersebut juga menghadirkan para pemain voli nasional seperti Mayaindri dan Shindy.

Puncak acara itu ditutup dengan pertunjukan live musik dengan bintang tamu Bravesboy dan Shaggydog.

Ribuan penonton pun antusias dalam menyaksikan jalannya acara tersebut.

Salah satu penitia kegiatan, Febri mengaku kegiana ini merupakan agenda tahunan yang dikemas secara estafet ditujuh kota. Dan Gunungkidul merupakan salah satu kota yang ditunjuk untuk pelaksanaan kegiatan Smash Heppii Kompetisi Voli Masa Kini dari Djarum 76.

“Ada tujuh kota yang kami gunakan untuk kegiatan Smash Heppii Kompetisi Voli Masa Kini, salah satunya di Desa Gari Wonosari dan enam kota lainnya yakni di Klaten, Kebumen, Temanggung, Jember, Mojokerto, dan Madiun,” ucapnya saat ditemui Gunungkidulpost.com disela acara.

Dirinya berharap kegiatan ini selain untuk membangkitkan semangat para atlet bola voli Gunungkidul terlebih meningkatkan semangat bagi usia muda dalam mengukir prestasi.

“Konsepnya kami kemas antara pertandingan voli dengan pertunjukan live musik. Kami harap kedepannya akan memotivasi kaum milenial untuk berprestasi,” ujar Febri.

Sementara itu, Kepala Desa Gari Widodo mengapresiasi kegiatan yang bekerja sama dengan pihak Djarum 76. Ia menambahkan, dengan kegiatan ini paling tidak bisa mengenalkan potensi Desa Gari sebagai icon olahraga daerah.

“Sangat kami dukung, dan mudah-mudahan berdampak lebih baik untuk mendongkrak semangat atlet bola voli lokal Gunungkidul,” imbuhnya.

Widodo menambahkan, selain memotivasi atlet lokal diharapkan mampu memberikan hiburan kepada masyarakat di wilayah Gunungkidul.

“Jarang sakali ada even sebesar seperti ini. Semoga kedepan mampu menjadi agenda rutin tahunan, sehingga wadah pemain lokal lebih termotivasi,” tutupnya. (Bayu)

 

Related Post