Sore Ini, Final Lipeg Diprediksi Akan Memanas

937 views
 
image

(Foto: Doc Gunungkidulpost.com)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tanpa terasa Liga Pelajar (Lipeg) 2017 telah memasuki partai puncak. Babak grand final sore ini akan mempertemukan SMA N 2 Playen yang akan berhadapan dengan tim raksasa selatan SMA N 1 Tanjungsari.

Partai puncak digelar pada Sabtu (11/3/2017) di Stadion Gelora Handayani Jeruksari, Wonosari. Kendati final Lipeg baru digelar sore hari nanti  antusiasme penonton dan pecinta sepakbola sudah terasa sejak pagi melalui perang di media sosial.

Diprediksi partai grand final ini akan berlangsung dengan tempo panas. Lantaran kedua tim memiliki kualitas pemain yang baik dan kerangka yang kuat. Selain itu arsitek pelatih di masing-masing tim tengah berupaya meracik anak asuhnya untuk tampil gemilang dan mencuri kemenangan.

Pelatih SMA N 2 Playen, Kastoyo mengaku tengah menyiapkan anak asuhnya untuk tampil di grand final sore ini dengan berbagia strategi dan komposisi terbaiknya. Dengan komposisi 4231 pihaknya yakin akan mamapu meladeni ritme permainan lawan.

“Kami harapkan anak-anak main lepas dalam grand final. Meski ada salah satu pemain mengalami cidera namun hal ini mampu kami tasi dan dipastikan fit dalam lagi sore ini,” ucap Kastoyo saat ditemui Gunungkidulpost.com.

Dia mengaku, akan mengandalkan beberapa pemain terbaiknya seperti  Noverian, Agung Dwi, dan Mardito Yoga untuk menggedor pertahanan lawan. Umpan-umpan pendeka sudah disiapkan guna mencuri poin penuh dilaga bergengsi nanti.

“Kami sudah siapkan strategi terbaik untuk mencuri kemenangan. Meski target sebenarnya udah terlampaui masuk final, tapi laga nanti kemenangan merupakan harga mati,” ungkap Kastoyo.

Sementara itu, pelatih kepala SMA N 1 Tanjungsari, Fitri Yuli Setiawan mengatakan, berdasarkan pemantauan terakhir saat latihan (kemarin) kondisi pemain telah siap menghadapi laga final. Berbagai racikan strategi sudah ia siapkan untuk mempertahankan gelar juara.

“Target kami tetap berusah meraih kemenangan untuk mempertahakan gelar juara,” ucapnya.

Fitri menambahkan, faktor mental akan manjadi penentu kemenangan di babak akhir Liga Pelajar 2017 ini. Untuk itu, anak asuhnya telah diinstruksikan supaya bermain lepas tanpa tanpa beban apapun sehingga dapat mengembangkan permainannya saat bertanding selama 90 menit nanti.

“Faktor mental akan jadi menentu kemenangan. Dan semoga anak-anak bisa tampil dan bermain lepas tanpa beban apapun,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

 

Related Post