Tabrak Tebing Perahu Nelayan Pecah, Begini Kondisinya

287 views
 

Gunungkidulpost.com – Girisubo – Nasip kurang beruntung dialami empat nelayan asal Cilacap, Jawa Tengah. Pasalnya kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan setelah terhempas ombak Pantai Sadeng, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo, Senin, (11/3/2019).

Koordinator SAR Wilayah Operasi I Gunungkidul menyampaikan, kapal yang mereka tumpangi pecah akibat benturan yang cukup keras dengan tebing Mbandol yang berada disebelah timur Pantai Sadeng.

“Keempat korban yakni Arif (35), Kirman (50),Toni (30), Matroni (40), sementara pemilik perahu yakni Buhari (55) warga Desa Pucung, Kecamatan Girisubo,” beber Sunu.

Sunu menceritakan, kapal berangkat dari dermaga pantai Sadeng pada Minggu,(10/3) pukul 15.00 WIB. Keempat nelayan melaut dengan maksut untuk mencari ikan layur.

Namun, hingga Senin pagi mereka belum juga kembali. Akhirnya Buharipun,berinisiatif mencari namun hingga siang hari tidak juga ketemu.

“Buhari kemudian melaporkan hal tersebut ke posko SAR sadeng,” kata Sunu.

Setelah menerima laporan, anggota SAR segera melakukan pencarian melalui laut menggunakan kapal jukung. Anggota SAR melakukan penyisiran dan akhirnya terlihat 2 orang yaitu Arif dan Matroni di bawah tebing Mbandol yang mengalami luka serius pada bagian kaki dan lengan.

“Tim SAR segera melakukan pertolongan dengan berenang menepi, mendekati korban menggunakan pelampung dan tali tambang,” terang Sunu.

Kedua korban ditarik keatas perahu dibantu dengan pelampung dan ban. Sementara 2 korban lainya yaitu Kirman dan Toni sebelumnya sudah menaiki tebing untuk meminta bantuan karena mereka tidak mengalami luka.

“Semua korban langsung kami selamatkan. Tiga korban Kirman dan Toni dan Arif langsung di bawa ke Puskesmas. Sementara Matroni harus di rujuk ke RSUD karena mengalami luka yg sangat serius di bagian lengannya.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai 50 juta rupiah,” tutupnya. (Santi).

 

Related Post