Tak Ada Lowongan P3K, GTT Semakin Sesak Nafas

259 views
 

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tidak adanya pembukaan formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) pada tahun ini membuat para honorer patah semangat.

Bahkan para Guru Tidak Tetap (GTT) tersebut harus merasa sesak nafas ketika nasib mereka bagai hilang ditelan bumi.

Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN), Aris Wijayanto mengatakan P3K hanyalah satu-satunya cara bagi guru yang telah melampaui batas usia Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sangat kami sayangkan tidak ada formasi untuk menjadi P3K karena banyak dari GTT yang berumur lebih dari persyaraatan yang ditentukan untuk menjadi CPNS,” ujarnya, Kamis (28/11/2019).

Sambung Aris, beberapa GTT umurnya di bawah 35 tahun ada beberapa yang ikut mendaftar sebagai CPNS.

“Ada beberapa yang mendafatar CPNS tetapi saya tidak tahu ada berapa jumlahnya,” imbuhnya.

Aris mengungkapkan, saat ini honor sebagai guru honorer tiap bulannya berkisar antara Rp 700 hingga Rp 800 ribu.

Pihaknya juga mendengar bawa tahun depan honor GTT dikabarkan naik.
Saat ini menurut Aris, hanya kenaikan honor dari Pemkab Gunungkidul yang diharapkan bisa membantu kesejahteraan Guru Tidak Tetap di Gunungkidul.

“Kabar yang kami dengar naik sekitar Rp 150 ribu tetapi itu baru kabar yang kami dengar belum pasti juga karena masalah honor ini masih melihat kondisi keuangan daerah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan untuk kenaikan honor para GTT di Gunungkidul, namun untuk besaran berapa dirinya masih enggan untuk membeberkannya.

“Tahun depan kami rencanakan naik untuk besaran belum bisa saya sampaikan kalau prosentase ya sekitar 50 persenan lah,” imbuhnya.

Saat ini GTT yang telah menjadi guru pengganti kurang lebih sebanyak 800 orang di Gunungkidul.

“Kalau di Gunungkidul bukannya SK bupati tetapi, upati memandatkan kepada kepala dinas untuk memberikan surat sebagai guru pengganti,” imbuhnya. (Yup)

 

Related Post