Tak Mau Dinilai Buruk, RSUD Wonosari Tindak Tegas Oknum Pegawai Nakal

535 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Upaya pembenahan dalam bidang pelayanan terhadap pasein maupun pengunjung terus dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari. Hal ini disampaikan oleh PPID RSUD Wonosari, Sumartana, Selasa, (5/3/2019)kemarin.

“Kami lakukan penerapan pemindahan pegawai yang melakukan pelayanan buruk terhadap masyarakat,” katanya.

Sumartana mengatakan, selama ini RSUD Wonosari banyak mendapat masukan dari masyarakat terkait dengan buruknya pelayanan yang dilakukan pegawai.

“Itulah yang kemudian kami jadikan dasar evaluasi untuk perbaikan pelayanan,” ucapnya.

Sunartono berharap, dengan kebijakan ini diharapkan semua pegawai pelayanan di RSUD Wonosari dapat memperbaiki sikapnya dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Memang masih ada pegawai yang kurang ramah terhadap pasien atau pengunjung. Bukan berarti mereka aman, karena bisa saja mereka dipindah,” jelasnya Martana.

Martana mengakui, selama Ia menjabat belum lama ini, sudah ada 3 pegawai yang mendapatkan sanksi pemindahan. Ada di UGD dan di pendaftaran.

Dikatakan Sumartana, ada kotak saran, dan juga ada nomor WA yang bisa dihubungi. Jika menemukan pelayanan kurang maksimal, pihaknya meminta agar masyarakat melaporkan.

“Kami akan terus berbenah, dengan ini,saya kira sangat evektif untuk menghapus citra buruk pelayanan di RSUD Wonosari dalam beberapa tahun terakhir ini,” ujarnya.

Untuk itu, pihak RSUD Wonosari berharap masyarakat dapat proaktif dalam memberikan kritikan yang sifatnya membangun.

RSUD Wonosari saat ini juga sedang melakukan proses perbaikan pada sistem pendaftaran online. Sebab, meski dengan menggunakan sistem online masih banyak masyarakat yang menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan.

Sementara itu, salah seorang pengunjung RSUD Wonosari, Hartanto warga Wonosari mengatakan,perbaikan pelayanan itu harus dilakukan baik kepada pasien maupun pengunjung.

“Pelayanan yang ramah itu harus disama ratakan, baik kepada pasien BPJS maupun umum,” pintanya.

Hartanto berharap, keramahan, senyum salam dan sapa dari pegawai terus ditingkatkan, sehingga pengunjung, pasien maupun keluarga pasien merasa nyaman saat menunggu kerabatnya yang sakit. (Santi)

Related Post