Teka-teki Terjawab, Seto Resmi Nahkodai PSIM

76 views
 

Gunungkidulpost.com – Yogyakarta – Teka teki Seto Nurdiyantoro melanjutkan kiprahnya sebagai aset pelatih sepak bola akhirnya pada musim ini terjawab sudah.

Seto yang tahun lalu menahkodai PSS Sleman dan pernah juga membela PSIM sebagai pelatih dan pemain akhirnya kembali menukangi tim ini  untuk musim 2020.

Jajaran Management PSIM, Rabu (29/1) siang akhirnya menggelar jumpa pers dan akhirnya mengumumkan bahwa mantan pemain timnas Indonesia itu resmi sebagai arsitek PSIM Yogyakarta.

Sebelumnya Seto merupakan pelatih PSS Sleman, dan mampu membawa tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut promosi ke LIga 1 2019. Pada musim perdana promosi, PSS mampu finis di posisi delapan.

Sayang, negosiasi antara Seto dan manajemen PSS tidak menemui kesepakatan. PSS pun akhirnya menunjuk Eduardo Perez sebagai pelatih kepala mereka pada Liga 1 2020, dan Seto menyeberang ke PSIM.

Dalam keterangannya, Seto mengaku secara pribadi dirinya bingung lantaran sebelumnya para petinggi PSIM memanggilnya.

“Saya bingung kenapa [CEO] Pak Bambang Susanto dan [Walikota Jogja selaku pembina PSIM] Haryadi Suyuti mau panggil saya,” ujar Seto.

Sejatinya, PSIM bukanlah klub baru bagi Seto. Selain pernah menjadi pemain hingga kapten. Tim yang bermarkas di Stadion Mandala Krida itu merupakan klub pertamanya sebagai pelatih kepala.

“Kami bersama-sama bekerja keras untuk tim mendatang,” ucapnya.

Soal rivalitas antara PSIM dan PSS, Seto menanggapinya dengan tenang. Ia menegaskan status dirinya sebagai seseorang yang mencintai kemajuan sepakbola Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia juga tidak ingin bicara muluk soal target.

“Saya ini asetnya DIY. Saya ini bukan Sleman, bukan Jogja, bukan Bantul, saya asetnya DIY. Dengan hadirnya saya, saya tidak bisa menjamin PSIM lebih bagus, PSIM masuk Liga 1, saya juga tidak bisa menjamin. Tapi dengan kerja keras kami, mungkin itu yang akan membuat PSIM lebih berprestasi,” tutupnya. (Red)

 

Related Post