Terlambat Perpanjang SIM Sehari, Pemilik Harus Buat Baru

837 views
 

Ilustrasi. Net



Gunungkidulpost.com – Wonosari –  Sesuai dengan peraturan Kapolri (Perkap) No 09 Tahun 2012 dan Surat Telegram ST/985/IV/2016 tentang Surat Izin Mengemudi (SIM), keterlambatan 1 hari dari masa berlakunya, maka SIM tidak bisa diperpanjang.

Satlantas Polres Gunungkidul, Aiptu Sugiyanto mengatakan, dengan adanya peraturan ini secara langsung sangat berpengaruh pada peningkatan jumlah pemohon SIM di Polres Gunungkidul. Pasalnya dalam tiga hari terakhir mencapai hingga 140 pemohon meningkat tiga kali lipat dari hari biasanya sekitar 30 hingga 35 pemohon. “Dalam tiga hari ini jumlah pemohon SIM perpanjangan meningkat dari sebelumnya,” katanya Kepada Gunungkidulpost.com Rabu (01/2/2017).

Menurutnya, peraturan tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat secara langsung maupun melalui petugas Babinkamtibmas. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi warga yang melakukan perpanjangan SIM lewat dari batas yang ditentukan.  

Masyarakat dihimbau untuk mengajukan permohonan perpanjangan SIM 14 hari atau dua pekan sebelum masa berlakunya habis guna menghindari SIM yang kedaluwarsa, Hal ini bertujuan agar masyarakat yang mempunyai SIM tidak lagi terkena peraturan dan harus membuat SIM baru lagi. 

Ia juga menambahkan, Surat izin mengemudi memang berbeda dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan harus memperhatikan masa berlakunya SIM yang tertulis dalam UU Nomor 22 Tahun 2009.  “Selain sebagai identitas, SIM merupakan alat bukti  bahwa pemiliki mempunyai kemampuan, keterampilan  dalam berkendara sesuai dengan jenis SIM itu sendiri,” tambahnya. (Heri)

 

Related Post