Termakan Berita Hoax, Ratusan Warga Geruduk Mapolres Gunungkidul

500 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Adanya isu terkait dengan pemutihan SIM yang beredar melalui pesan berantai di jejaring sosial,
Ratusan warga menyerbu kantor pelayanan surat izin mengemudi (SIM) milik Satlantas Polres Gunungkidul.

Isu tersebut langsung ditampik oleh Jajaran Sat Lantas Polres Gunungkidul.

“Adanya kabar pemutihan SIM itu hanya informasi Hoax jadi jangan percaya oleh informasi yang tidak benar,” kata Baur SIM, Satlantas Polres Gunungkidul Aiptu Sugiyanto kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (4/1/2018).

Menurut dia, isu tersebut hanyalah hoaks semata. Hal ini terlihat dari warga yang mengantre tidak hanya di ruang pelayanan karena antrean membludak hingga di aula kantor pelayanan.

Giyanto menjelaskan, munculnya isu pemutihan tidak lepas dari pengumuman yang dibuat oleh Korlantas Polri tentang pelayanan di akhir tahun. Dalam pengumuman itu, kata dia disebutkan, bagi pemilik SIM yang masa berlakuknya habis mulai 24 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 mendapatkan toleransi dalam pengurusan sampai Sabtu (6/1/2018) mendatang.

“Mungkin adanya pengumuman ini diartikan bahwa ada pemutihan sehingga pemilik SIM yang sudah mati lama mau mengurus,” ujarnya.

Ditambahkannya, membludaknya pemohon SIM bukan hanya karena adanya isu pemutihan. Namun meningkatnya pelayanan tidak lepas karena kepengurusan SIM sempat berhenti selama satu minggu karena libur akhir tahun.

“Ya kalau hari biasa paling banyak 100 orang, tapi untuk sekarang [kemarin] pengajuan bisa lebih dari 200 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Wonosari, Dita Santosa mengaku datang ke polres untuk mengurus keperluan perpanjangan SIM untuk istrinya. Terlebih lagi, kata dia, sejak satu tahun lalu SIM yang dimiliki istrinya telah mati.

“Saya datang karena ada kabar tentang pemutihan sehingga saat SIM yang dimiliki mati tidak harus mengurus seperti mengajukan permohonan baru,” ucap Dita. (Heri)

Related Post