Ular Cobra Masuk Rumah, Gegerkan Warga Plembon

  • Share
Ular masuk rumah warga berhasi dievakuasi oleh petugas. (Foto: Ist)

Gunungkidulpost.com – PLAYEN – Seekor ular jenis kobra masuk ditemukan dirumah salah seorang warga yang berada di Pedukuhan Plembon Kidul, Kalurahan Logandeng, Playen, Gunungkidul, Sabtu (20/08/2022) lalu.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) pun turut diterjunkan untuk mengevakuasi ular berbisa tersebut.

Salah seorang petugas Damkar Kabupaten Gunungkidul Jarwan mengatakan jika pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 16.00 WIB Sabtu lalu.

“Warga yang melapor adalah Amin Yonata, di mana rumahnya dimasuki ular kobra tersebut,” jelasnya memberikan keterangan pada Minggu (21/08/2022).

Menurut Jarwanto, ular tersebut pertama kali terlihat di dekat kandang ayam milik Amin.

Amin pun langsung meminta pertolongan Damkar Gunungkidul begitu mengetahui ular tersebut merupakan jenis yang berbahaya.

Adapun ular kobra tersebut berwarna hitam dengan panjang sekitar 2 meter.

Proses evakuasi pun berlangsung cukup lama lantaran petugas juga harus menghindari gigitannya.

“Apalagi ular tersebut juga melawan sehingga prosesnya makin sulit,” ujar Jarwanto.

Evakuasi dilakukan petugas dengan peralatan seadanya.

Menjelang petang, ular kobra tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dengan dimasukkan dalam kantong khusus.

Jarwanto mengatakan ular tersebut langsung dibawa ke Kantor Damkar untuk penanganan lebih lanjut.

Pihaknya pun juga menghubungi komunitas pecinta reptil.

“Ular tersebut akan kami lepas di lokasi yang jauh dari pemukiman,” katanya.

Anggota komunitas Gunungkidul Reptile Independent, Dino Setiawan mengatakan warga perlu menjaga kebersihan lingkungan rumahnya agar tidak mudah dimasuki ular.

Apalagi hewan melata ini menyukai tempat yang tersembunyi.

Ia pun tidak menyarankan masyarakat untuk menangani sendiri jika mendapati ular di sekitar rumahnya.

“Kami menghimbau pada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan rumah dan jika menemukan binatang seperti ular ebih baik menghubungi petugas yang lebih memahami seperti dari komunitas reptil atau Damkar,” pungkasnya. (G2)

  • Share