Visi Misi Calon Kades Pulutan Tri Untoro, Menuju Desa Yang Maju Dan Mandiri

173 views
 
Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pilkades serentak di Kabupaten Gunungkidul, akan di gelar pada 23 November 2019 mendatang. Ada beberapa tokoh yang maju dalam Pilkades tahun 2019 ini, ada yang pendatang baru bahkan calon bertahan. Pemaparan visi dan misi pun sangat penting, nantinya diharapkan bisa menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam memilih pemimpinnya.

Di kecamatan Wonosari, salah satunya calon Kades bertahan Desa Pulutan nomor urut 1, Tri Untoro siap mewujudkan Desa Pulutan dengan visi dan misinya untuk menjadi desa maju dan mandiri, melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya sesuai dengan potensi SDM dan kemampuan semaksimal mungkin.

Misi saya nanti adalah :
1. Meningkatkan insftrastruktur Desa Pulutan.
2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Bumdes.
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian.
4. Menumbuh kembangkan usaha mikro kecil menengah.
5. Memperkokoh persatuan dan kesatuan warga tanpa memandang agama dan status sosial.
6. Meningkatkan kesehatan dan kebersihan desa dengan mengusahakan jaminan kesehatan melalui program kerja.
7. Meningkatkan pendapatan asli desa.
8. Menumbuh kembangkan wisata desa.
9. Menggali potensi desa pulutan.
10. Melayani masyarakat dengan baik sesuai dengan kemampuan.
Selanjutnya Tri Untoro juga menyiapkan visi-visi dalam menjalankan program utama nantinya akan di prioritaskan mengarah ke Bumdes. Pasalnya, Desa pulutan saat ini minim sekali dari PAD yang membuat ruang gerak dalam proses pelaksana kegiatan misalkan yang tidak bisa di danai oleh ADD ataupun DDS masih tercecer. Sehingga yang perlu di pikir pertamakan adalah Bumdes-nya.
“Nanti biar ada PAD ke desa yang sehingga bisa membiayai kegiatan-kegiatan yang tidak bisa di danai oleh ADD dana Desa dan sumber yang lain, ya sebenarnya semua sudah kita awali, kita tinggal memupuk dan mengembangkan saja tentang Bumdes itu,” katanya Minggu (17/11/2019) siang.
Tak luput pula, Tri Untoro membahas perihal sektor wisata di Desa Pulutan. Seperti halnya sektor wisata Lembah Desa, harus di maksimalkan. Menurutnya, dalam pengembangan di sektor wisata akan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat pada nantinya.
“Selain sektor wisata, Desa Pulutan banyak Budaya yang terpendam, seperti Reog, Jathil, itu nanti bagaimana caranya kita angkat lagi disitu, karena akhir-akhir selama ini masih terlihat diam,” urainya. (Heri)
 

Related Post