Warga Ngalang Manfaatkan Semburan Air Dari Bocoran Pipa

133 views
 

Gunungkidulpost.com – Gedangsari – Warga di Dusun Magirejo, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul kembali memanfaatkan semburan air dari bocornya sumur bor sehingga dimanfaatkan warga sekitar.

Sumur yang dibor sejak dua hari lalu hingga saat ini air masih menyembur dengan debit yang cukup tinggi.

Sumur bor memiliki diameter selebar kurang lebih 6 inch dengan dalam sumur sedalam 60 meter, lahan tersebut milik adik dari Gito Wiyono.

Dirinya bersama keluarga tidak menyangka jika air akan menyembur ke permukaan tanpa bantuan dari mesin pompa air.

Di sekitar sumur diberi satu saluran air yang menyalurkan air menuju sungai, lantaran saat ini belum ada saluran perpipaan untuk menyalurkan air ke rumah-rumah masyarakat.

“Sementara air disalurkan ke sungai, ada beberapa warga yang memasang pipa dan disalurkan ke rumah masing-masing namun belum semuanya,” kata Gito, Rabu (11/12/2019).

Gito menuturkan, daerahnya memang memiliki beberapa sumber air namun dari beberapa sumber air hanya satu di tempat adiknya yang airnya hingga menyembur ke permukaan.

“Daerah atas yang membeli air kalau disini saat musim kemarau tahun ini banyak mendapatkan bantuan, memang pada tahun ini musim kemarau sangat panjang biasanya saat kemarau tidak terlalu berpengaruh tahun ini warga lumayan kesulitan mencari air,” katanya.

Warga lainnya, Ngatinah merasa heran bagaimana bisa air menyembur dari sumur bor tanpa adanya bantuan dari pompa air.

Dirinya juga merasa bersyukur ada sumber air baru yang bisa dimanfaatkan warga sekitar.

“Saya heran lubangnya saja tidak besar kok bisa mengeluarkan air yang cukup banyak, dulu cari air susah sekarang malah keluar banyak kenapa tidak dari dulu apa dulu itu tersumbat atau bagaimana,” ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa pada tahun ini musim kemarau dinilai sangat parah dampaknya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya Desember itu sudah mulai menggarap sawah sekarang saja bulan desember belum menanam,” katanya.

Kepala Dusun Magirejo, Widodo berharap adanya sumber air yang yang muncul ke permukaan kedepan dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.

“Jumlah Kepala Keluarga (KK) di Magirejo kurang lebih ada 200 KK dengan jumlah RT ada 4. Untuk awalnya kami akan berusaha menyalurkan air ini ke 2 RT mudah-mudahan kedepan bisa dialirkan ke 4 RT seluruhnya,” tutupnya. (Yup)

 

Related Post