Warga Tepus Rela Jual Hasil Bumi Demi Air Bersih, Mayor Sunaryanta Salurkan Puluhan Tengki

284 views

Gunungkidulpost.com – Tepus – Kekeringan terus melanda sebagian besar wilayah Gunungkidul. Warga kini harus menjual sebagian besar hasil panenannya demi membeli air bersih.

Hasil bumi berupa ketela ini, langsung ludes ditangan para pengkulak karena kebutuhan warga yang sangat mendesak.

Hal itu seperti yang dialami oleh puluhan warga di Dusun Pudak, Desa Tepus, Kecamatan Tepus.

Salah seorang warga setempat Rukino mengatakan, ia harus menjual sebagian besar hasil penennya berupa ketela demi mendapatkan air bersih. Harga satu tangki air bersih yang mencapai Rp 120 ribu hanya mempu untuk mencukupi kebutuhan air dalam waktu satu minggu.

“Jalan satu-satunya kami menjual ketela, kebetulan sekarang pas panen. Sampai saat ini saya beli sudah empat tengki,” ujarnya, Jumat (9/8/2019).

Oleh karena itu, salah seorang tokoh masyarakat Mayor Sunaryanta telah membangun program penyaluran 600 tengki air bersih untuk warga Gunungkidul. Meski baru 30 persen yang disalurkan namun pihaknya berkomitmen akan melakukan secara bertahap.

“Saya siapkan 600 tangki air bersih untuk semua warga terdampak kekeringan,” ucapnya kepada Gunungkidulpost.com beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, penanggungjawab droping air Slamet mengaku, saat ini pihaknya menyalurkan sekitar 30 persen dari total 600 tangki.

“Kami terus melakukan droping tiap hari secara bertahap,” paparnya.

Menurut Slamet, droping air berisih kali ini dilakukan di Kecamatan Tepus yang menyasar di lima desa, yakni di desa Tepus, Sumberwungu, Purwodadi, Sidoharjo, dan Sumberwungu.

“Ada sekitar 30an tengki untuk Tepus dan Sumberwungu. Kami berharap semoga dapat membantu warga yang terdampak kekeringan,” ungkapnya. (Bayu)

Related Post