Nyawa Mbah Gito Berakhir Dikamar Mandi

  • Share

Gunungkidulpost.com – PONJONG – Diduga lantaran menderita sakit menahun, Mbah Gito (58) warga Dusun Bulurejo RT 03/RW 05, Kelurahan Tambakromo, Ponjong, Gunungkidul mengakhir hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis(10/9/2020) pagi.

Informasi yang dihimpun, aksi nekat Mbah Gito tersebut terungkap berawal dari keterangan anaknya bernama Yuli bahwa sekitar pukul 06.30 Wib korban pergi dari rumah, kemudian sekira pukul 07.00 Wib anaknya mencarinya untuk mengajak sarapan, karena tidak kunjung bertemu korban kemudian Yuli meminta tolong Agus Hermanto (saksi) untuk membantu mencari.

Saksi mencari ke sekitar tempat tinggal korban namun tidak membuahkan hasil. Ia pun kemudian mencari ke Balai Dusun Bulurejo (yang berada di seberang jalan dari rumah korban). Ia curiga melihat kamar mandi Balai Bulurejo yang biasanya terbuka namun saat itu tertutup dan terkunci dari dalam. Karena curiga kemudian saksi melihat dari angin angin di atas pintu kamar mandi dan melihat korban dalam keadaan tergantung.

Atas kejadian tersebut ia bersama dengan warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ponjong.

Kapolsek Ponjong, Kompol Sudono membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari keterangan saksi, pelaku tersebut ditemukan dalam keadaan tergantung dengan kain selendang.

“Warga yang melihat kejadian ini, langsung melaporkan ke Polsek Ponjong. Dan setelah kami lakukan pemeriksaan dengan tim medis tidak ditemuikan tanda-tanda penganiayaan dan ini kami nyatakan murni bunuh diri,” katanya.

Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga karena menderita sakit yang tidak kunjung sembuh.

“Korban ini menderita sakit lambung dan darah tinggi yang tak kunjung sembuh, serta sering melamun dan menyendiri,” ujarnya. (Tnt)

  • Share
Exit mobile version