Selama Liburan PAD Pariwisata Tembus Miliaran, Gunungkidul Masih Unggul?

  • Share
Dinas Pariwisata Bersama dengan DPRD Kabupaten Gunungkidul Melakukan Pantauai Kunjungan Wisatawan di Pos TPR Baron Beberapa waktu yang lalu. (Foto: Dok)

GunungkidulPost.com – WONOSARI – Kabupaten Gunungkidul masih menjadi primadona Pariwisata diwilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Terbukti, bahwa jumlah pengunjung wisata yang masuk ke Gunungkidul selalu bertambah hingga masa libur Lebaran berakhir.

Terbaru, angka kunjungan tembus lebih dari 250 ribu orang.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengatakan, Sabtu (07/05/2022) ada 40.690 orang, dan Minggu (08/05/2022) sebanyak 39.779 pengunjung.

“Tambahan angka disumbang dari kunjungan saat akhir pekan kemarin,” kata Arif dihubungi pada Senin (09/05/2022).

Berdasarkan data yang diberikan, puncak kunjungan wisata ke Gunungkidul terjadi pada Kamis (05/05/2022) dengan 59.244 orang.

Kunjungan dicatat sejak 29 April lalu, di mana angkanya saat itu baru mencapai 1.016 pengunjung.

Jika diakumulasikan, ada 257.451 pengunjung selama sepekan lebih libur Lebaran.

Arif juga mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sejauh ini hampir mencapai Rp 2 miliar.

“PAD yang diterima kurang lebih sekitar Rp 1,9 miliar,” ungkapnya.

Dispar Gunungkidul sebelumnya menargetkan kunjungan sebanyak 154.403 orang dan perolehan PAD sekitar Rp 1,2 miliar.

Melihat data tersebut, angka kunjungan dan PAD yang diperoleh pun jauh melampaui target.

“Tingginya angka kunjungan ini terutama dipicu kelonggaran aturan mudik Lebaran tahun ini,” paparnya.

Sementara itu, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul mengapresiasi pendapatan asli daerah disektor Pariwisata.

Ketua Komisi B, Sugito mengatakan, ada dampak berlipat secara positif dengan situasi tersebut.

Selain pada PAD, ia mengatakan dampak positif signifikan juga dirasakan warga Gunungkidul sendiri.

“Pariwisata tetap jadi salah satu sektor yang memiliki kontribusi besar pada PAD Gunungkidul dan ini patut kami apresiasi,” ungkap Sugito. (Byu)

  • Share
Exit mobile version