Tak Ada Hura-Hura, Rangkaian Peringatan Hari Jadi Gunungkidul Tetap Digelar Sederhana

  • Share

GunungkidulPost.com – WONOSARI – Masa Pandemi Covid-19 berdampak luas bagi semua lapisan masyarakat. Mulai dari perihal ekonomi, pembelajaran dirumah, pembatasan acara, hingga menyekatan aktivitas diruang publik.

Hal itu, tak lain seperti dampak dari Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul yang ke-190 di tahun 2021 ini.

Sudah dua tahun terakhir ini, Peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul digelar secara sederhana (Climen).

Pemkab Gunungkidul pun memutuskan tidak akan menggelar perayaan yang meriah seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Saat ini masih masa sulit dan kita prihatin. Meski sederhana namun tetap kami gelar rangkaian Hari Jadi Gunungkidul,” Kata Ketua Panitia Kegiatan, Siti Isnaini Dekoningrum pada Malam Tirakatan Peringatan Hari Jadi Gunungkidul yang berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Rabu (26/5/2021).

Menurut dia, Rangkaian agenda dalam rangka peringatan Hari Jadi Gunungkidul pun terjadi mengurangan. Yang semula ada selompok seni pertunjukan tampil dimuka umum, kini hanya menggelar Bakti Sosial, Anjang Sana, Ziarah dimakam mantan Bupati/Wakil Bupati Gunungkidul.

“Hanya acara Bakti Sosial dan acara lainnya kita gekar sederhana,” ujarnya.

Ia menguraikan momen hari jadi diperingati secara sederhana. Selain anjang sana, yang dilakukan hanya gelar doa bersama dan tirakatan.

“Sebagai gantinya, upacara dilaksanakan di masing-masing instansi di 18 Kapanewon,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta dalam pidatonya diacara Malam Tirakatan, Rabu malam menyampaikan bahwa dirinya meminta maaf kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Gunungkidul terkait acara yang sangat minim dilakukan.

“Ya, kita semua prihatin karena kondisi belum stabil sehingga kami selaku pemerintah daerah meminta maaf lantaran Peringatan Hari Jadi Gunungkidul hanya digelar secara Climen karena Pandemi,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, SE terus mendorong kegiatan Peringatan Hari Jadi Gunungkidul di tahun 2021 ini. Meski sederhana, namun acara inti tetap digelar seperti doa bersama meski dibatasi dengan Prokes yang ketat, Bersilaturahmi ketempat mantan bupati, potong tumpeng, dll.

Dirinya berharap, Pandemi segera sirna sehingga aktivitas menjadi normal lagi.

“Kami terus mendukung bagaimana selengkapnya rangkaian kegiatan tetap digelar meski dalam kondisi yang sederhana,” ucapnya. (Byu)

  • Share